DESKRIPSI FILM PANTANG MENYERAH
Suatu hari dua orang kakak beradik
memutuskan untuk pergi merantau ke kota Yogyakarta. Sesampainya di Jogja
Salim (kakak) mencari lowongan pekerjaan dan Salim diterima bekerja disebuah
rumah makan milik bu Wiwit. Sosok kakak yang sangat menyayangi adiknya, dia
rela membanting tulang kerja pagi pulang pagi untuk membiayai makan dan sekolah
adiknya tersebut. Hinggga suatu hari ketika dia sedang asyik bekerja di warung
bu Wiwit, dia bertemu dengan teman SMP nya yang sempat menjadi pujaannya dulu.
Namun Endah (teman Salim), tidak mengenalinya.
Endah pun menanyakan kepada Fatimah temannya, barangkali dia bisa
membantu mengingatnya. Tak lama kemudian Endah pun mengingatnya dan berbincang
dengan penuh rasa kangen diantara mereka berdua. Di tengah asyiknya berbincang
Fatimah memotong pembicaraan mereka, karena jam masuk kuliah. Mereka pun
meninggalkan warung tersebut dengan meninggalkan sebuah nomor untuk Salim.
Sesampainya di kostnya Jauzi
(adik) sudah menunggu kakaknya didepan. Salim menghela nafas seperti kecapean
dengan pekerjaan seharinya. Jauzi pun menanyakan hal tersebut dan memberi saran
kepada kakaknya untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Salim pun meyetujui
dengan saran adiknya tersebut.
Keesokan harinya Salim pergi ke Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
(UMY) untuk mendaftar diri ke Program Studi Pendidikan Agama Islam. Dengan perasaan
bersemangat Salim masuk gedung pendaftaran dan mengikuti tes pada hari itu.
Beberapa menit kemudian, tes CBT diumumkan tetapi Salim dinyatakan tidak lulus
dalam tes tersebut. Dia pun mengeluh dan patah semangat dengan hasil tersebut.
Malam harinya dia menelpon Endah untuk menceritakan kisah yang
sedang ia alami. Endah pun memberikan arahan untuk mencoba mendaftar lagi di Perguruan Tinggi yang sama.
Salim mendengarkan saran dan mencoba mendaftar diri.
Keesokan harinya dia mengikuti test, karena hasilnya akan diumumkan
Via SMS, dia pun langsung pulan ke kostnya.
Sesampainya di Kost, ternyata
Jauzi sudah menunggu didepan
untuk mendengarkan hasil test kakaknya itu. Adiknya langsung menanyakan hasil
test itu tetapi Salim hanya diam, disaat waktu yang sama tiba-tiba Handphonenya
bergetar dan Salim langsung mengambil dari saku celananya untuk segera
membacanya.Ternyata SMS tersebut dikirim dari PENMARU UMY yang berisikan hasil
test dan dia pun dinyatakan lulus.
Ketika mengetahui hasil tersebut, mereka pun sangat gembira dan
juga terharu. Salim langsung memeluk erat adiknya sembari mengucapkan syukur.
Dia pun menyadari bahwa untuk mendapatkan hasil yang bagus tidak hanya sekali
namun bisa berkali-kali, jangan menyerah dan tetap semangat dan selalu berdo’a
untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
link film ini
THE END
Tidak ada komentar:
Posting Komentar