Efek Negatif Tayangan Televisi Terhadap
Perkembangan Karakter Anak
Media massa adalah salah satu media yang bisa sangat membantu anak
dan juga bisa membuat dampak negatif bagi anak itu tersendiri. Contohnya ialah
anak tidak ketinggalan informasi yang sangat popular saat ini. Tetapi disisi
lain, media massa juga bisa memberikan dampak negatif jika dipergunakan dengan salah. Misalnya
Televisi.
Televisi adalah media yang sangat potensial, tidak saja untuk menyampaikan informasi tetapi juga membuat orang terpengaruh, mulai dari tindakan-tindakan fisik yang sederhana, hingga sikap, pandangan, dan nilai serta norma, baik ke arah positif maupun negatif, di sengaja ataupun tidak (Bonar Hutapea, 2010:1).
Televisi adalah media yang sangat potensial, tidak saja untuk menyampaikan informasi tetapi juga membuat orang terpengaruh, mulai dari tindakan-tindakan fisik yang sederhana, hingga sikap, pandangan, dan nilai serta norma, baik ke arah positif maupun negatif, di sengaja ataupun tidak (Bonar Hutapea, 2010:1).
Efek yang diperoleh dari tayangan
televise sangat banyak, diantaranya dari tayangan televise yang terdapat
kekerasaan, dengan tayangan tersebut mengajarkan
bagaimana caranya berkelahi. Kemudian anak tersebut akan mengaplikasikannya dalam
kehidupan sehari-hari, dari tayangan tersebutlah telah terbentuk karakter terhadap anak
tersebut. Bukan hanya tayangan kekerasan saja yang memberikan efek negative
terhadap anak, tetapi juga adegan-adegan di televise yang menunjukkan
nilai-nilai negative. Seperti halnya merokok, berciuman, dan adegan negative
yang lainnya.
Peran orang tua sangatlah penting dalam
situasi ini. Mereka harus bisa mengawasi anak-anak mereka agar tidak
berperilaku yang tidak diinginkan. Mereka juga harus membatasi anak mereka
dalam menonton televise secara berlebihan. Supaya anak mereka tidak meniru
hal-hal negative yang didapatkan dari tayangan televise. Orang tua juga harus
memberikan kasih sayang mereka terhadap anak mereka dengan meluangkan waktu
lebih kepada anak mereka masing-masing, bukan malah terlalu sibuk dengan
pekerjaan masing-masing sampai lupa dengan tanggung jawab terhadap anaknya.
Dengan pengawasan orang tua tersebut efek negative yang didapat dari televise
akan berkurang ataupun bahkan takkan terjadi kepada anak.
Hutapea, B. (2010), Studi Korelasi
Intensitas Menonton Tayangan Yang Mengandung Kekerasan Di Televisi Dengan
Perilaku Agresif Pada Anak, Jurnal Ikon Vol III, No.2, 1-7
Diahloka,
C. (2009), Pengaruh Sinetron Televisi Dan Film Terhadap Perekmbangan Moral
Remaja, Jurnal Reformasi Volume 2, Nomor 1, 23-29
Browne,
Kevin D;Hamilton-Giachritsis, Catherine. (2005), The influence of violent media
on children and adolescents: a public-health approach, The Lancet 365,
9460; ProQuest Nursing & Allied Health Source, 702-710
Tidak ada komentar:
Posting Komentar