Minggu, 08 Mei 2016

DESKRIPSI FILM PANTANG MENYERAH

Suatu hari dua orang kakak beradik  memutuskan untuk pergi merantau ke kota Yogyakarta. Sesampainya di Jogja Salim (kakak) mencari lowongan pekerjaan dan Salim diterima bekerja disebuah rumah makan milik bu Wiwit. Sosok kakak yang sangat menyayangi adiknya, dia rela membanting tulang kerja pagi pulang pagi untuk membiayai makan dan sekolah adiknya tersebut. Hinggga suatu hari ketika dia sedang asyik bekerja di warung bu Wiwit, dia bertemu dengan teman SMP nya yang sempat menjadi pujaannya dulu. Namun Endah (teman Salim), tidak mengenalinya.

Endah pun menanyakan kepada Fatimah temannya, barangkali dia bisa membantu mengingatnya. Tak lama kemudian Endah pun mengingatnya dan berbincang dengan penuh rasa kangen diantara mereka berdua. Di tengah asyiknya berbincang Fatimah memotong pembicaraan mereka, karena jam masuk kuliah. Mereka pun meninggalkan warung tersebut dengan meninggalkan sebuah nomor untuk Salim.
 Sesampainya di kostnya Jauzi (adik) sudah menunggu kakaknya didepan. Salim menghela nafas seperti kecapean dengan pekerjaan seharinya. Jauzi pun menanyakan hal tersebut dan memberi saran kepada kakaknya untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Salim pun meyetujui dengan saran adiknya tersebut.
Keesokan harinya Salim pergi ke Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk mendaftar diri ke Program Studi Pendidikan Agama Islam. Dengan perasaan bersemangat Salim masuk gedung pendaftaran dan mengikuti tes pada hari itu. Beberapa menit kemudian, tes CBT diumumkan tetapi Salim dinyatakan tidak lulus dalam tes tersebut. Dia pun mengeluh dan patah semangat dengan hasil tersebut.
Malam harinya dia menelpon Endah untuk menceritakan kisah yang sedang ia alami. Endah pun memberikan arahan untuk mencoba  mendaftar lagi di Perguruan Tinggi yang sama. Salim mendengarkan saran dan mencoba mendaftar diri.
Keesokan harinya dia mengikuti test, karena hasilnya akan diumumkan Via SMS, dia pun langsung pulan ke kostnya.  Sesampainya di Kost, ternyata  Jauzi  sudah menunggu didepan untuk mendengarkan hasil test kakaknya itu. Adiknya langsung menanyakan hasil test itu tetapi Salim hanya diam, disaat waktu yang sama tiba-tiba Handphonenya bergetar dan Salim langsung mengambil dari saku celananya untuk segera membacanya.Ternyata SMS tersebut dikirim dari PENMARU UMY yang berisikan hasil test dan dia pun dinyatakan lulus.
Ketika mengetahui hasil tersebut, mereka pun sangat gembira dan juga terharu. Salim langsung memeluk erat adiknya sembari mengucapkan syukur. Dia pun menyadari bahwa untuk mendapatkan hasil yang bagus tidak hanya sekali namun bisa berkali-kali, jangan menyerah dan tetap semangat dan selalu berdo’a untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
link film ini
THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar