PERAN MAHASISWA PAI UMY UNTUK MEMPERBAIKI PENDIDIKAN INDONESIA
Dalam pendidikan khususnya di Indonesia, peran seorang mahasiswa
sangatlah penting. Bahkan nasib suatu negara sangat bergantung pada pemuda dan
pemudi negara tersebut. Dalam hal ini pun Hasan al-Banna mengungkapkan, “Oleh
karena itu, sejak dulu sampai hingga sekarang, pemuda merupakan pilar
kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda adalah rahasia kekuatannya. Dalam
setiap fikrah, pemuda adalah pengibar panji-panjinya.” Sesuai dengan pembahasan
kali ini peran mahasiswa PAI UMY untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia peran
mahasiswa terbilang sangat penting dan pemuda merupakan lambang pilar kebangkitan
suatu negaranya.
PAI adalah salah satu program studi yang ada di UMY yakni memiliki beban tanggung
jawab untuk membenahi akhlak dan budi pekerti anak didiknya kelak. Sudah
seharusnya seorang mahasiswa menyadari dan lebih memupuk rasa cintanya kepada negaranya
sendiri, sehingga mampu menciptakan perubahan pada negaranya dengan menyalurkan
ilmunya sesuai dengan kompetensinya masing-masing.

Pada perkuliahan di PAI UMY, diajarkan berbagai mata kuliah
diantaranya media pembelajaran, metodologi pembelajaran, aqidah akhlak. Yang
mana diajarkan mata kuliah media pembelajaran tersebut untuk melatih bagaimana
menggunakan media yang telah disediakan dipergunakan dengan baik dan tidak buta
media, sehingga bisa mengajarkan kepada anak didiknya penggunaan media dengan
baik, sehingga mengurangi masyarakat yang buta media ataupun bahkan bisa
mengurangi penggunaan yang salah pada media tersebut. Selanjutnya metode
pembelajaran sendiri mengajarkan berbagai macam metode yang akan dipakai pada
saat menjadi guru nantinya. Sehingga bisa menghilangkan rasa jenuh anak
didiknya. Jika pembelajaran sedang berlangsung menggunakan metode yang variatif
maka akan menimbulkan rasa semangat pada anak didiknya sehingga tidak ada murid
yang malas sekolah dan akan mengurangi angka kebodohan di Indonesia. Kemudian
dengan mata kuliah aqidah akhlak, mahasiswa tersebut mengajarkan tata krama
yang baik dan benar. Sehingga bukan hanya ilmu yang dimiliki oleh anak
didiknya, tetapi juga moral dan tata krama yang bagus.
Sebagai mahasiswa PAI sudah sepantasnya terlebih dahulu mematangkan
dirinya dengan ilmu yang banyak dan pengalaman yang mendukung serta memiliki
kelebihan spiritual dan akhlak yang memadai hingga membentuk dirinya yang utuh.
Setelah memiliki pribadi yang utuh, barulah melakukan pengembaraan untuk
melakukan perubahan di Negaranya dengan ilmu yang dimilikinya tersebut. jika
tidak dengan mematangkan ilmunya dan dilengkapi dengan spiritual dan akhlak
yang bagus, hanya akan melahirkan pribadi yang tamak, materialis yang justru
akan merusak kehidupan bersama.
Menjadi mahasiswa yang mengemban serta memikul tanggung jawab
negara tidaklah mudah, tetapi akan menjadi suatu kebanggaan bagi diri sendiri
jika sosoknya bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan
orang lain. Sehingga kehadirannya dianggap di negaranya tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar